



Cerdas di Dunia Maya, Bijak di Dunia Nyata
Tunas Digital hadir sebagai pusat pengetahuan dan gerakan bersama, membimbing anak Indonesia tumbuh cerdas, bijak, dan tangguh di ruang digital lewat panduan, kampanye, dan kolaborasi.
Proteksi Digital Sesuai Tahapan Anak
Setiap usia memiliki kebutuhan yang berbeda. Kenali tahap perkembangan anak untuk memberi mereka bekal sebelum masuk dunia digital, sehingga perlindungan yang diberikan tepat dan sesu
Pelajari Tahapan UsiaPenuh Imajinasi, Rentang Terpengaruh
Belum mampu menyaring informasi, butuh pengawasan ketat
Mulai Logis, Masih Perlu Bimbingan
Belum bisa menilai dampak jangka panjang digital
Berpikir Abstrak, Emosi Belum Stabil
Mulai abstrak, rentan impulsif dan membutuhkan literasi digital
Sudut Pandang Luas, Tantangan Emosional
Mempu menimbang, tapi masih impulsif dan rentan dengan tekanan sosial
Penuh Imajinasi, Rentang Terpengaruh
Belum mampu menyaring informasi, butuh pengawasan ketat
Mulai Logis, Masih Perlu Bimbingan
Belum bisa menilai dampak jangka panjang digital
Berpikir Abstrak, Emosi Belum Stabil
Mulai abstrak, rentan impulsif dan membutuhkan literasi digital
Sudut Pandang Luas, Tantangan Emosional
Mempu menimbang, tapi masih impulsif dan rentan dengan tekanan sosial
“Peran orang tua sebagai pengasuh utama adalah benteng pertama perlindungan anak. Namun, banyak orang tua masih belum memahami cara aman menggunakan perangkat digital dan lemah dalam mengawasi aktifitas daring anak-anaknya.”
UNICEF,
2023
“Gunakan teknologi digital itu untuk tujuan-tujuan yang baik, gunakan untuk belajar, gunakan untuk menambah ilmu pengetahuan, gunakan untuk menambah sahabat.”
Abdul Mu'ti,
Menteri Pendidikan Dasar dan Mengengah
“Anak-anak kini tumbuh di ruang digital yang tidak selalu aman. Perlindungan mereka butuh kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, platform digital, hingga orang tua di rumah.”
Meutya Hafid,
Menteri Komunikasi dan Digital RI
Dampingi Anak Tumbuh Aman #Berdigital
Anak bisa belajar dari penyedia layanan berbasis video, suara, atau aplikasi belajar, bermain game, ngobrol dengan teman lewat chat, atau bahkan ikut tren media sosial.
Ruang digital bisa menjadi sumber ilmu dan kreativitas, namun juga punya risiko kalau tidak terkontrol, adanya paparan konten berbahaya, konten kurang pantas yang belum sesuai usianya, perundungan, eksploitasi daring, hingga risiko kecanduan algoritma menjadi risiko nyata yang dihadapi anak.
Sekolah dalam Perlindungan Anak di Ruang Digital
Komunitas yang Bergerak Bersama
Perlindungan anak butuh gerakan bersama. Kenali, dukung, dan terlibat dalam komunitas yang bergerak nyata untuk ruang digital yang aman dan positif baik secara daring maupun luring.
Pelajari Gerakan Mereka
Kumpul Rangkul (Keluarga Kita)

Kampung Lali Gadget

#JagaBareng bersama UNICEF Indonesia
Cerita Tunas
Ruang bacaan bermakna seputar pengasuhan digital, kecerdasan media, dan pendampingan anak, sambil belajar dari kisah nyata, riset, dan pengalaman agar orang tua tak merasa sendiri.
Telusuri Ceritanya
Digital Parenting 101
Telusuri Artikelnya
Kan Remaja Udah Jago Internetan, Emang Masih Perlu Diawasi?
Telusiri Artikelnya
Anak Pakai Gawai, Tapi Tertib Apakah Sebuah Hal yang Mustahil?
Telusuri ArtikelnyaPustaka Tunas
Temukan panduan, regulasi, infografik, serta materi kampanye seputar perlindungan anak di ruang digital.
SelengkapnyaMitra Tunas
Microsite ini merupakan kolaborasi multipihak antara berbagai organisasi yang memiliki komitmen terhadap pelindungan anak di ruang digital, untuk memperluas jangkauan dan dampak bagi masa depan yang lebih baik bagi setiap anak.
Selengkapnya






Kontak Aduan
Jika kamu atau orang di sekitarmu mengalami kasus kekerasan atau menemukan hal berbahaya di dunia digital, berikut beberapa saluran resmi yang bisa dihubungi:
Hotline SAPA 129 (Kemen PPPA)
Aduan Konten Negatif (Komdigi)
| Email: | aduankonten@komdigi.go.id |
| Situs: | aduankonten.id |
Polri
Transaksi Finansial Mencurigakan
UPTD PPA Provinsi & Kota/Kabupaten
Komisi Nasional Disabilitas
| Kontak: | 143 - 0811 388 8143 (Dita) |


